Gudeg, Salah Satu Ikon Kuliner Indonesia

Gudeg merupakan makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menjadi ikon kuliner indonesia se-nusantara. Gudeg memang pantas menjadi salah satu ikon kuliner indonesia nusantara, selain enak, gudeg juga memiliki cita rasa unik, yaitu rasa gurih yang dipadukan dengan rasa manis. Gudeg ini memiliki bahan dasar nangka muda yang  diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa yang takkan terlupakan.

gudeg jawaAsal mula gudeg bermula pada abad ke-5 saat para prajurit Kerajaan Mataram sedang melakukan penyisiran hutan belantara. Penyisiran hutan belantara ini bukan tanpa alasan, hal tersebut bertujuan untuk memperluas daerah kerajaan. Hutan belantara tersebut terletak di daerah yang sekarang biasa di sebut daerah kotagede. Ketika para prajurit Kerajaan Mataram tersebut masuk ke hutan, mereka menemukan banyak pohon nangka dan pohon kelapa di hutan tersebut.  Setelah itu, para prajurit langsung mengonsumsi buah nangka dan kelapayang di dapat. Seiring berjalannya waktu para prajurit berpikir untuk dapat mengolah buah nangka dan kelapa yang mereka dapat. Oleh sebab itu, para prajurit tersebut mulai mengolah buah nangka dan kelapa tersebut untuk menghasilkan sesuatu makanan yang lebih nikmat dari bahan dasar buah nangka dan kelapa. Akhirnya pengolahan tersebut membuahkan hasil dan menciptakan makanan “gudeg” yang saat ini kita kenal. .

Setelah mengetahui sejarah gudeg, berikut cara membuat gudeg sederhana yang memiliki rasa luar biasa

Bahan – bahan yang disiapkan :

  • Nangka muda
  • Bawang merah
  • Lengkuas
  • Ketumbar
  • Air kelapa muda / santen
  • Daun salam
  • Gula merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Ayam (pelengkap)
  • Telur (pelengkap)

Cara Pembuatan Gudeg :

  1. Siapkan nangka muda kemudian potong nangka tersebut berbentuk persegi, usahakan tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis.
  2. Setelah memotong nangka, memarkan lengkuas yang telah disiapkan.
  3. Setelah itu, Haluskan semua bumbu-bumbu yang sudah disebutkan di atas.
  4. Setelah bumbu siap, siapkan panci yang akan digunakan untuk membuat gudeg, dan masukan semua bumbu-bumbu gudeg serta aduk hingga merata
  5. Tunggu hingga semua bahan masak sambil diaduk sesekali.
  6. Setelah itu, masukan ayam serta telur yang sudah direbus dan aduk hingga merata.
  7. Terakhir, tutup panci dan masak semua bahan dengan menggunakan api kecil sampai bumbu meresap sempurna.
  8. Jika dirasa sudah cukup masak, maka gudeg khas Yogyakarta siap untuk dihidangkan.

Menikmati sajian Gudeg Yogyakarta ini sangat cocok bersama nasi putih hangat dan kerupuk agar semakin lezat. Jika ingin membuat gudeg yang anda buat semakin lezat dan berselera maka dapat anda tambahkan bahan-bahan lain yang umumnya ditemukan pada gudeg. Dalam perkembangannya, gudeg dibagi menjadi dua jenis yakni gudeg basah dan gudeg kering. Gudeg basah yaitu olahan gudeg yang hanya sampai proses perebusan, sehingga masih sedikit berair Lain dengan gudeg basah, gudeg kering merupakan gudeg basah yang melalui proses tumis sehingga menjadi kering dan tidak berair. Namun walaupun gudeng terdapat dua jenis, gudeg memiliki cita rasa masing-masing baik itu basah maupun kering dan memiliki penggemar masing-masing sesuai selera setiap orang. Pada saat ini, gudeg juga bisa dibagi lagi menjadi tiga jenis berdasarkan bahan baku yang digunakannya tiga jenis gudeg tersebut yaitu gori (nangka), rebung, dan manggar. Dengan begitu banyaknya macam dan jenis gudeg yang ada pada saat ini, tidak salah jika gudeg dinobatkan menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia.

Masakan Gudeg: Kuliner Identitas Daerah Istimewa Yogyakarta

Masakan Gudeg: Kuliner Identitas Daerah Istimewa Yogyakarta. Gudeg adalah masakan khas yang menggunakan nangka muda. Masakan gudeg ini banyak dibuat di daerah Jogja. Sebenarnya gudeg juga merupakan makanan yang khas di daerah Jogja sampai Jawa Tengah. Continue reading “Masakan Gudeg: Kuliner Identitas Daerah Istimewa Yogyakarta”