Merasakan Soto dengan Bermacam Jenis Kuah

Merasakan Soto dengan Bermacam Jenis Kuah. Berbicara mengenai soto, berarti kita membicarakan makanan yang banyak memiliki jenisnya di Indonesia. Tidak ada jejak yang menunjukkan satu daerah tertentu yang berupakan daerah utama munculnya soto.

Setiap daerah memiliki hidangan sotonya masing-masing. Dan setiap daerah yang memiliki soto khas, soto tersebut menjadi kuliner identitas daerah yang bersangkutan. Secara umum, soto adalah makanan seperti sop. Makanan berkuah dengan kuah khas yang biasanya adalah kaldu daging yang telah direbus lama da nada yang menambahkannya dengan rempah lain.

Kemudian kuah tersebut disiramkan ke mangkuk yang telah diisi dengan nasi dan segala macam hingan pelengkap yang menjadi ciri khas soto. Seperti yang sudah dituliskan tadi bahwa setiap daerah memiliki soto khasnya masing-masing. Maksudnya adalah banyak daerah yang memiliki hidangakan khas soto.

Bisa dikatakan di Indonesia ada lebih dari 10 jenis soto yang memiliki ciri khas. Ciri khas tersebut bisa dilihat dari 3 aspek, yaitu dari segi kuahnya, apakah soto itu memiliki kuah kental atau tidak, bening atau tidak. Aspek kedua adalah dari segi isiannya.

Merasakan Soto dengan Bermacam Jenis Kuah

Pada umumnya soto biasa dilengkapi dengan daging ayam atau daging sapi. Tapi kemudian ada bahan pelengkap lain yang bisa menambah rasa atau tekstur dari soto, seperti perkedel, krupuk, kacang, dan lain sebagainya. Aspek ketiga adalah dalah hal lauk pendamping. Setiap daerah yang memiliki hidangan soto yang khas, biasanya akan melengkapinya dengan lauk yang khas juga. Seperti tempe goring yang digoreng super tipis dan krispi. Atau ada juga yang menyediakan sate yang disajikan dengan sata satu baskom utuh di atas meja. Pelanggan tinggal mengambil seperlunya saja.

3 aspek yang telah disebutkan tersebut sebenarnya adalah garis besar dari keanarekaragaman soto saja. Masih banyak ciri khas yang bisa dilihat dari hidangan soto di setiap daerah. Seperti contohnya ada soto banjar. Soto banjar identic dengan isiannya yang penuh, ada perkedel, telur, irisan daging, dan lain sebagainya.

Selain soto banjar tersebut ada juga soto sokaraja. Soto sokaraja ini memiliki ciri khas yang sangat unik. Yaitu ada campuran kerupuk dan kacang dalam sotonya. Mungkin bagi orang yang belum terbiasa, rasa dari soto sokaraja ini akan butuh pembiasaan lebih.

Selain kedua contoh tersebut yang notabene memiliki kuah yang kunis atau coklat, ada pula soto yang memiliki kuah bening, tapi punya cita rasa yang tidak kalah kuat. Ada perbedaan lain yang bisa dilihat untuk menandai kekhasan dari hidangan soto daerah.

Soto dari semarang memiliki ciri khas yaitu disajikan dengan mangkuk yang kecil. Cara penyajian seperti ini juga bisa dilihat pada soto kudus. Biasanya soto khas dari satu daerah juga akan dijual di daerah lainnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan minat masyarakat atas soto khas daerah tersebut.

Begitu banyak jenis soto yang bisa dicoba. Apalagi jika anda adalah seorang pencinta kuliner. Pasti mencoba berbagai varian soto dari banyak daerah bisa merupakan salah satu tantangan yang patut dicoba. Tapi ada beberapa hal yang perlu diingat bahwa setiap daerah memiliki cita rasa soto yang berbeda-beda.

Maka dari itu lebih baik perlu penyesuaian lebih dulu sebelum mencoba hidangan soto dari suatu daerah sebelum mencobanya dalam jumlah banyak. Walaupun memiliki cita rasa berbeda, tapi justru rasa khas dari soto di setiap daerah itulah yang menjadi daya tarik utama.

 

BACA JUGA: Mencicipi Sensasi Baru dari Makanan Papeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *