Rendang padang, Masakan Asli Indonesia yang Mendunia

Tak ada yang membantah tentang kekayaan rasa pada hidangan Daging Rendang khas Sumatera Barat. Kuliner khas kota padangini telah menjadi primadona kuliner di Indonesia bahkan di manca negara, bukan hanya Padang saja, bahkan seluruh penjuru dunia sudah mengenal kuliner khas kota Padang ini, tidak heran jika banyak bermunculan Rumah Makan Padang yang menawarkan Rendang sebagai menu andalannya. Rumah makan padang tidak hanya terdapat di Indonesia, bahkan di sebagian penjuru dunia pun sudah membuka rumah makan padang yang salah satu menu andalannya adalah Rendang.

rendang Bahkan baru-baru ini rending dinobatkan sebagai makanan paling lezat di dunia menurut survey yang dilakukan oleh CNN. Di balik itu semua Rendang memiliki sejarah dan filosofi yang unik, yaitu Rendang pada masyarakat Sumatera Barat memiliki posisi yang terhormat. Rendang memiliki filosofi tersendiri bagi masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat, filosofi tersebut yaitu musyawarah dan mufakat masyarakat Minangkabau, mengapa bisa dikatakan demikian? Hal itu dikarenakan empat bahan pokok pada rendang yang melambangkanmasyarakat Minang, bahan pokok tersebut antara lain:

Dagiang sapi, yang melambangkan para pemimpin Suku adat Minangkabau

Kelapa, yang melambangkan kaum Intelektual pada masyarakat Minangkabau

Cabai yang melambangkan Alim Ulama Minangkabau yang tegas mengajarkan syariat agama

Bumbu yang melambangkan keseluruhan masyarakat Minangkabau.

Pada tradisi masyarakat Minangkabau, rendang merupakan hidangan wajib yang harus disajikan dalam setiap perhelatan penting, contohnya, upacara adat pada masyarakat Minangkabau, dan kenduri menyambut tamu kehormatan.

Setelah mengetahui sejarah dan filosofi rendang, berikut cara membuat rendang sederhana yang memiliki cita rasa menakjubkan:

Bahan – bahan yang disiapkan :

  • Daging sapi segar
  • Santan Kental
  • Asam kandis
  • Daun kunyit
  • Batang serai
  • Daun jeruk
  • Cabai keriting
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Lengkuas
  • Jahe
  • Kemiri
  • Kunyit

Cara Pembuatan Rendang:

  1. Potong Daging Sapi yang telah disiapkan dengan arah melebar
  2. Tumbuk bumbu rendang yang terdiri dari cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe, setelah halus sisihkan.
  3. Setelah itu, siapkan wajan dan masukkan daging sapi, santan, bumbu-bumbu yang telah halus beserta asam kandis, daun kunyit, serai, dan daun jeruk, aduk perlahan hingga merata
  4. Masak rendang dengan api yang tidak terlalu besar.
  5. Setelah mendidih, masukkan garam dan aduk hingga rata
  6. Diamkan, hingga bumbu meresa.
  7. Setelah dirasa cukup masak, matikan api dan rendang siap disajikan

 

Proses Memasak rendang memang membutuhkan kesabaran karena proses memasak rendang dapat menghabiskan waktu sekitar 4 jam dan tidak boleh ditinggalkan hingga daging rendang kering dan berwarna hitam pekat Selain itu, rendang juga harus dibolak-balik dengan hati-hati agar bumbu terserap sempurna tanpa menghancurkan daging. Rendang merupakan masakan daging bercita rasa pedas dengan mencampurkan berbagai bumbu dan rempah-rempah. Rendang dihasilkan dari proses memasak yang berulang-ulang dengan santan kelapa.. Rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu dalam suhu ruangan. Oleh sebab itu, tidak salah jika rendang merupakan masakan asli Indonesia yang mendapat pengakuan manca negara karena keunikan dan kelezatan cita rasanya.

Keunikan Kerak Telor Betawi yang Menjadi Primadona Kuliner di Ibukota

Kerak telor Betawi merupakan makanan khas betawi yang sudah ada sejak dahulu kala. Makanan khas Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini memang gampang gampang susah untuk menemukannya. Kerak Telor akan sangat mudah kita jumpai ketika bulan Juni-Juli setiap tahunnya ketika digelarnya event Jakarta Fair atau yang biasa kita sebut dengan PRJ. Kerak telor memang makanan yang unik, kerak telor biasanya dapat disajikan dengan telor ayam ataupun telor bebek sesuai keinginan kita sebagai pembeli. Kerak telor sudah ada sejak Belanda menjajah Indonesia dimana pada saat itu Jakarta masih banyak ditumbuhi pohon kelapa.

kerak telorAsal mula kerak telor pun tidak diketahui secara pasti. Namun, sebagian besar masyarakat Jakarta percaya bahwa kerak telor di temukan secara tidak sengaja ketika dahulu para masyarakat Betawi di daerah menteng iseng melakukan berbagai percobaan membuat makanan dengan bahan dasar ketan, kelapa parut, dan bumbu dapur lainnya. Salah satu dari eksperimen tersebut berhasil menghasilkan makanan yang banyak di gemari masyarakat betawi pada saat itu, yang di beri nama kerak telor hingga saat ini. Akhirnya, pada sekitar tahun 1970 resep makanan itupun mereka jual, sehingga kerak telor dapat di masak oleh siapapun yang mengetahui resepnya.  Proses pembuatan Kerak Telor ini sangat unik, yang paling unik ketika Kerak Telor ini sudah setengah matang, maka wajan di balik dan di biarkan masakan tersebut terkena api semabari di kipas-kipas supaya bara api tetap menyala.

Cara pembuatan kerak telor sebenarnya tidak terlalu rumit, kita juga dapat mebuat kerak telor sendiri di rumah asal mengetahui bahan yang dibutuhkan dan cara pembuatannya, berikut cara membuat kerak telor secara praktis:

Bahan – bahan yang disiapkan :

  • beras ketan putih yang sudah di rendam semalam
  • telur bebek atau telur ayam sesuai selera
  • Bahan mask Ebi, yang sudah diseduh, disangrai, serta dihaluskan
  • Minyak secukupnya
  • Bawang goreng secukupnya
  • Kelapa parut
  • Garam
  • Gula
  • Cabai rawit yang telah di iris
  • Merica
  • Kencur
  • Jahe
  • Air rendaman beras

 

Cara Pembuatan Kerak Telor :

  1. Tuangkan minyak ke dalam wajan, dan panaskan. Tumis bumbu-bumbu yang telah dihaluskan sampai harum.
  2. Setelah itu, masukkan bumbu-bumbu lain, seperti: ebi, kelapa parut, gula pasir dan garam. Aduk merata hingga bumbu-bumbu tersebut matang dan kering.
  3. Siapkan wajan cekung serta panaskan, masukan beras ketan putih dan siram dengan air rendaman beras. Kemudian tutup, dan biarkan sampai mengering.
  4. Kocok telur bebek atau telur ayam, dan masukkan kelapa, ebi, bawang goreng, dan garam secukupnya.
  5. Setelah itu, tuangkan bumbu tersebut ke atas ketan dan aduk sampai merata.
  6. Setalh itu, taburkan cabai rawit jika ingin. Biarkan sampai agak matang dan jangan lupa sambil ditutup.
  7. Terkahir, balik wajan penggorengan di atas api yang menyala, dan biarkan sampai benar-benar matang

Membuat kerak telor Betawi memang butuh keahlian dan kesabaran untuk terus mencoba membuat, tidak sedikit yang gagal dalam proses pembuatannya. Namun, tidak jarang juga yang berhasil. Dengan segala cita rasa yang khas dan segala keunikan dari kerak telor ini, tidak salah jika kerak telor merupakan primadona kuliner bagi siapapun yang sedang berkunjung ke Daerah khusus Ibukota Jakarta.

Rice Bowl, Menu Lezat Dan Praktis Yang Cocok Dijadikan Suguhan Home Party

Rice Bowl, Menu Lezat Dan Praktis Yang Cocok Dijadikan Suguhan Home Party

Mengajak para sahabat terdekat untuk berkumpul di rumah memang  merupakan hal yang menyenangkan. Tapi salah satu hal yang kadang jadi sumber kerepotan adalah dalam menyediakan makanan. Tak mudah menuruti selera semua orang yang ada, membuat banyak jenis menu sekaligus juga tak memungkinkan. Tapi kalau membuat menu yang sederhana, penampilannya akan kurang menarik dan tak pantas dijadikan sebagai sajian tamu.

Buat kamu yang dalam waktu dekat ada acara pesta di rumah dan masih bingung mencari suguhan yang tepat, cobalah membuat rice bowl. Seperti namanya, rice bowl merupakan hidangan nasi yang disuguhkan pada sebuah mangkuk bulat. Menu ini pertama kali muncul di Jepang dan kini sudah tersebar di berbagai belahan dunia dengan versi berbeda.

rice bowl makanan rumahan

Salah satu jenis rice bowl yang paling terkenal dari Jepang adalah gyudon. Gyu sendiri memiliki arti beef atau daging sapi, sedangkan don adalah cawan atau mangkuk. Menu ini jelas disukai semua orang karena rasanya yang enak dan tampilannya yang menggiurkan. Yuk, coba bikin rice bowl daging sapi sendiri dengan resep yang sudah disesuaikan lidah orang Indonesia:

Bahan daging

Untuk dagingnya, pilih bagian yang empuk dan tidak terlalu berserat. Iris daging dalam bentuk tipis dan lebar, kemudian bumbui dengan 2 siung bawang putih yang sudah diparut serta gula, garam, dan merica secukupnya. Diamkan daging dalam bumbu marinasi tersebut selama beberapa saat. Tumis daging saat akan disajikan, kemudian siram dengan saus.

Bahan saus

Untuk saus rice bowl, campurkan 100 gram jamur kancing yang sudah diiris tipis dengan 1 buah bawang bombay cincang, 3 sendok makan saus Barbeque, 2 sendok makan kecap manis, 1 sendok makan kecap asin, 1 sendok makan saus tomat, dan setengah sendok teh meric bubuk. Koreksi rasa kemudian tambahkan gula, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Tumis semua bumbu hingga mendidih dan wangi. Untuk mengentalkan tekstur sausnya, tambahkan larutan tepung maizena dalam air.

Bahan pendamping

Untuk menyajikan rice bowl, tentu kamu membutuhkan nasi dan daging seperti resep di atas. Tapi selain itu, kamu juga bisa menambah beberapa bahan lain untuk lebih mempercantik penampilan dan memaksimalkan rasanya. Bahan yang cocok dengan rice bowl daging ini adalah sayuran seperti wortel, brokoli, dan bunci rebus. Kamu juga bisa menyajikan kentang goreng untuk camilan sambil menyantap rice bowl.

Selain daging, sebenarnya ada banyak bahan yang bisa dijadikan rice bowl, seperti ayam, udang, dan juga cumi. Dengan bumbu yang sama, kamu bisa mengganti bahan utamanya dengan mudah. Kemudian untuk menyajikannya, pertama letakkan nasi di bagian bawah mangkuk, tambahkan daging kemudian siram dengan saus secukupnya. Setelah itu, tambahkan hidangan pendamping di bagian atas. Tata dengan rapi supaya terlihat lebih menarik.

Umumnya rice bowl di Jepang dimakan dengan sumpit. Namun perbedaan nasi Indonesia dan Jepang kadang kala membuat bersantap menggunakan sumpit jadi agak susah. Untuk itu, kamu bisa menyediakan alat makan lain seperti sendok atau garpu yang bisa mempermudah waktu bersantap.

 

Mengenal Lebih Dekat Rujak Cingur, Kuliner Khas Kota Pahlawan

Rujak Cingur mungkin tidak terlalu terkenal di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi bagi para pecinta kuliner tanah air pasti mengenal makanan yang satu ini. Makanan khas Kota Surabaya, Jawa Timur ini memiliki rasa yang unik dan berbeda dibandingkan kebanyakan rujak pada umumnya. Rujak cingur merupakan salah satu makanan khas turun temurun yang sangat mudah ditemukan di Jawa Timur, terutama di daerah Surabaya. Cingur sendiri berarti “mulut”, mengapa bisa mulut? Hal ini dikarenakan bahan utama rujak cingur adala irisan mulut atau moncong dari sapi yang diolah kemudian dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak Cingur merupakan suatu makanan yang memadukan antara cingur (moncong sapi) yang dicampukan dengan sayuran dan sambel petis khas Jawa Timur.

rujakMakanan ini biasanya dilengkapi dengan beberapa aneka jenis buah seperti timun, manga muda, bengkoang, nanas, kemudian ditambah lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, serta kecambah/taoge atau kangkung, serta kacang panjang sebagai pelengkap cita rasa pada Rujak Cingur. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, rujak cingur pertama kali di buat oleh Abdul Rozak yang dahulu kala pernah membuat suatu makanan yang ia tujukkan kepada seorang raja bernama Firaun Hanyokrowati, di Masiran.

Raja sangat menyukai makanan tersebut hingga akhirnya Abdul Rozak mendapatkan hadiah  kapal laut dan di angkat menjadi juru masak istana. Namun, abdul Rozak menolak dan hanya menginginkan kapal laut tersebut untuk mengembara. Setelah itu, Abdul Rozak mengembara sampai di Surabaya dan menyebarkan resep tersebut. Hingga saat ini rujak cingur merupakan makanan khas Kota Pahlawan yang banyak diburu pecinta kuliner tanah air.

Membuat rujak cingur sendiri sebenarnya tidaklah sulit, berikut bahan-bahan dan cara pembuatan rujak cingur khas Kota Surabaya:

 

Bahan – bahan yang disiapkan :

  • Siapkan cingur ( tulang rawan pada hidung sapi )
  • Siapkan tempe
  • Siapkan Kangkung yang sudah di rebus
  • Siapkan toge yang sudah di rebus
  • Siapkan tahu goreng dan potong kecil-kecil
  • Siapkan kacang panjang yang sudah di rebus dan potong kecil-kecil
  • Siapkan buah mentimun dan potong kecil-kecil
  • Siapkan buah mangga muda potong bentuk dadu
  • Siapkan  bengkuang potong bentuk dadu
  • Siapkan buah kedondong potong kecil-kecil
  • Siapkan sambal petis yang sudah siap digunakan

 

Cara Pembuatan Rujak Cingur:

  1. Pertama, siapkan piring untuk menyajikan rujak cingur
  2. Masukkan semua bahan yang telah di potong kecil-kecil kedalam piring saji
  3. Setelah itu, tuangkan sambal petis ke dalam piring saji
  4. Rujak cingur siap disajikan, akan semakin lezat jika di tambah dengan taburan bawang goreng di atas rujak cingur

Dalam perkembangannya, Rujak Cingur juga dapat kita temui di hampir seluruh daerah di Jawa Timur. Tetapi, di setiap daerah pasti memiliki ciri khas pada pembuatan dan penyajian rujak cingur. Rujak Cingur di kota Surabaya merupakan rujak cingur yang dapat dikatakan mirip dengan rujak cingur yang di bawa oleh Abdul Rozak ke Nusantara. Oleh sebab itu, Rujak Cingur ini dapat menjadi rekomendasi bagi Anda yang sedang berkunjung ke daerah Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya.

Gudeg, Salah Satu Ikon Kuliner Indonesia

Gudeg merupakan makanan khas Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah menjadi ikon kuliner indonesia se-nusantara. Gudeg memang pantas menjadi salah satu ikon kuliner indonesia nusantara, selain enak, gudeg juga memiliki cita rasa unik, yaitu rasa gurih yang dipadukan dengan rasa manis. Gudeg ini memiliki bahan dasar nangka muda yang  diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan cita rasa yang takkan terlupakan.

gudeg jawaAsal mula gudeg bermula pada abad ke-5 saat para prajurit Kerajaan Mataram sedang melakukan penyisiran hutan belantara. Penyisiran hutan belantara ini bukan tanpa alasan, hal tersebut bertujuan untuk memperluas daerah kerajaan. Hutan belantara tersebut terletak di daerah yang sekarang biasa di sebut daerah kotagede. Ketika para prajurit Kerajaan Mataram tersebut masuk ke hutan, mereka menemukan banyak pohon nangka dan pohon kelapa di hutan tersebut.  Setelah itu, para prajurit langsung mengonsumsi buah nangka dan kelapayang di dapat. Seiring berjalannya waktu para prajurit berpikir untuk dapat mengolah buah nangka dan kelapa yang mereka dapat. Oleh sebab itu, para prajurit tersebut mulai mengolah buah nangka dan kelapa tersebut untuk menghasilkan sesuatu makanan yang lebih nikmat dari bahan dasar buah nangka dan kelapa. Akhirnya pengolahan tersebut membuahkan hasil dan menciptakan makanan “gudeg” yang saat ini kita kenal. .

Setelah mengetahui sejarah gudeg, berikut cara membuat gudeg sederhana yang memiliki rasa luar biasa

Bahan – bahan yang disiapkan :

  • Nangka muda
  • Bawang merah
  • Lengkuas
  • Ketumbar
  • Air kelapa muda / santen
  • Daun salam
  • Gula merah
  • Bawang putih
  • Garam
  • Ayam (pelengkap)
  • Telur (pelengkap)

Cara Pembuatan Gudeg :

  1. Siapkan nangka muda kemudian potong nangka tersebut berbentuk persegi, usahakan tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis.
  2. Setelah memotong nangka, memarkan lengkuas yang telah disiapkan.
  3. Setelah itu, Haluskan semua bumbu-bumbu yang sudah disebutkan di atas.
  4. Setelah bumbu siap, siapkan panci yang akan digunakan untuk membuat gudeg, dan masukan semua bumbu-bumbu gudeg serta aduk hingga merata
  5. Tunggu hingga semua bahan masak sambil diaduk sesekali.
  6. Setelah itu, masukan ayam serta telur yang sudah direbus dan aduk hingga merata.
  7. Terakhir, tutup panci dan masak semua bahan dengan menggunakan api kecil sampai bumbu meresap sempurna.
  8. Jika dirasa sudah cukup masak, maka gudeg khas Yogyakarta siap untuk dihidangkan.

Menikmati sajian Gudeg Yogyakarta ini sangat cocok bersama nasi putih hangat dan kerupuk agar semakin lezat. Jika ingin membuat gudeg yang anda buat semakin lezat dan berselera maka dapat anda tambahkan bahan-bahan lain yang umumnya ditemukan pada gudeg. Dalam perkembangannya, gudeg dibagi menjadi dua jenis yakni gudeg basah dan gudeg kering. Gudeg basah yaitu olahan gudeg yang hanya sampai proses perebusan, sehingga masih sedikit berair Lain dengan gudeg basah, gudeg kering merupakan gudeg basah yang melalui proses tumis sehingga menjadi kering dan tidak berair. Namun walaupun gudeng terdapat dua jenis, gudeg memiliki cita rasa masing-masing baik itu basah maupun kering dan memiliki penggemar masing-masing sesuai selera setiap orang. Pada saat ini, gudeg juga bisa dibagi lagi menjadi tiga jenis berdasarkan bahan baku yang digunakannya tiga jenis gudeg tersebut yaitu gori (nangka), rebung, dan manggar. Dengan begitu banyaknya macam dan jenis gudeg yang ada pada saat ini, tidak salah jika gudeg dinobatkan menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia.